Minggu, 13 Maret 2016

Apakah Cermin Enggan Melihatku?



Hari ini Kutuliskan sebuah cerita..
Tentang masa lalu yang kelam..
Ketika aku..
Menjadi manusia yang terbuang.
Ketika dunia..
Tak sudih menyentuh bahkan melihatku..
Ketika dunia yang kupeluk erat..
Menertawakanku terpingkal-pingkal..
Ketika bibir-bibir indah..
Mencaci..!
Menghina..!
Tepat matahari terbenam...
Kulihat pantulan disebuah cermin..
Begitu kering...
Begitu kaku...
Sangat tak berarti... dan tak berguna..
Hina..dan kotor!
Ku mendekat pada pantulan itu..
Terasa basah mengalir di pelupuk mata..
Mengingat diri ini..
Mengingat hari itu..
Saat pertama kali diriku terlahir ke Dunia
Saat pertama kali membuat orang-orang menangis bahagia..
Karena sebuah tangisan...
Dari kamar rumah sakit..
Masih menggema begitu indah..
Suara seorang laki-laki..
Mengumandangkan adzan ditelingaku..
Dia yang kupanggil ayah..
Masih terlihat..
Seorang wanita meneteskan air mata..
Mencium aromaku..
Dengan penuh sayang..
Wanita yang kupanggil ibu..
Ketika aku mulai berbicara..
Ketika aku akan membalas pelukannya..
Semua seakan menghilang..
Ketika dunia membawaku..
Kembali..
Terbang..
Meninggalkan diriku..
Aku kehilangan jati diri,
Yang semestinya membuat mereka bangga..
Atas penantiannya.. menantiku..
Apalah aku?
Aku yang hina!
Semua seakan jijik!
Apakah cermin juga enggan menatapku?
Penyesalan..
Selalu menjadi pilihan terakhir
Ketika semuanya telah berakhir...





https://blogfebhy.puisi.com